TARIF RESMI JALAN TOL CIPALI

TARIF RESMI JALAN TOL CIPALI UNTUK SEMUA JENIS GOLONGAN KENDARAAN . Presiden Republik Indonesia Ir.H.Joko Widodo telah meresmikan Jalan Tol Cipali atau Cikopo Palimanan Pada Hari Sabtu tanggal 13 Juni Tahun 2015, Jalan Tol Cipali merupakan Jalan Tol Terpanjang Di Indonesia dalam arti penghubung pintu gerbang tol Palimanan samapai Cikopo ini mempunyai panjang 116,75 km yang dapat di tempuh Kurang lebih 1 Jam 10 menit dengan kecepatan rata-rata 125 km/jam (BACA: Berapa Jam jarak tempuh Jalan Tol Cipali Cikopo-Palimanan)

Jalan tol Cipali ini memiliki tujuh gerbang tol yang secara keseluruhan dari Cikopo hingga Palimanan. Ketujuh pintu tol itu, adalah Gerbang Cikopo sebagai pintu utama, Kalijati di km 98, Subang‎ (km 110), Cikedung (km 138), Kertajati (km 159), Sumberjaya (km 175), dan Palimanan (km 188). Jalan Tol Cipalai ini menghubungkan Pulau Jawa dengan Provinsi Banten, Jawa Barat dan DKI Jakarta menuju ke Jawa Tengah. Hal ini tentu akan menjadi alternatif bagi para pengguna jalan terlebih untuk arus mudik lebaran nanti. Walaupun demikian, seperti jalan tol lain pada umumnya setiap kendaraan harus dibebani untuk membayar tarif tol yang telah diatur oleh Pengelola Jalan Tol Cipali PT Lintas Marga Sedaya yang diketahui sebagai pengelola yang mengatur Daftar Tabel Tarif Resmi Resmi Jalan Cipali Mudik Lebaran.

Jalan tol Penghubung Palimanan Cikopo Cikampek purbaleunyi Bandung akan siap digunakan untuk mudik lebaran yang dimana sebelumnya Jalan Tol Cikopo Palimanan ini telah di Gratiskan untuk Jenis Kendaraan Gol 1 saja sampai dengan 25 Juni 2015 dan Hari Jum’at tanggal 26 Juni Akan Dikenakan Daftar Tarif Resmi Jalan Tol Cipali Cikopo Palimanan Untuk Semua Golongan Jenis Kendaraan yang tertera di Bawah Ini ::

TABEL DAFTAR TARIF RESMI JALAN TOL CIPALI CIKAMPEK CIKOPO PALIMANAN

Jalan Tol Cipali Cikopo Palimanaan selain terpanjang di Indonesia juga memiliki Keindahan Alam yang cukup indah tepatnya di Belahan Bukit Salam yang terdapat juga Batu Mistis Bleneng Walahar di Kec. Gempol Kab. Cirebon. Supaya Bukit salam ini bisa dilewati pihak pengelola membelah Bukit Salam tersebut Dengan Cara di Bom karena sebenarnya proses pembuatan jalur jalan tol Cikopo-Palimanan (Cipali), rencana awalnya akan membelah  sebuah perkampungan di Desa Ciwaringin Kabupaten Cirebon. Namun rencana itu mendapatkan penolakan dari masyarakat sekitar yang memiliki banyak pesantren dan dihuni oleh ribuan santri.

Penolakan tersebutakhirnya membuat PT Karabha Girya Mandiri, sebagai pemegang proyek jalan tol ini, merubah rute jalan tol yang akan dibangun menjadi memutari Desa Ciwaringin.  Konsekuensinya, harus menghancurkan sebuah bukit batu yang bernama Bukit Salam. Proses penghancuran batu tersebut tidak berjalan dengan lancar karena di area tersebut terdapat Batu Mistis Kramat bernama Batu Bleneng. Batu Bleneng sudah dicoba untuk dipecahkan atau dipindahkan akan tetapi batu tersebut tetep tidak goyah dan susah untuk dipindahkan atau dipecahakan bahkan Alat Berat pun sempat Mati mendadak saat Proses Pemindahan Batu Bleneng Walahar tersebut dan akhirnya Supir Belco yang mencoba Memecahkan atau Memindhkan Tersebut Meninggal Dunia. Tersiar kabar bahwa pemindahan batu bleneng walahar tersebut tidak Izin dulu yang akhirnya terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dan Akhirnya Batu Mistis Kramat Bleneng Walahar Tersebut dibiarkan tetap berdiri Kokoh di Pinggir Jalan Tol Cipali disekitar Bukit Salam tepatnya di Desa Walahar Kec. Gempol Kab. Cirebon . Jadi dengan kata lain Batu Bleneng adalah saksi bisu proses pembelahan Bukit Salam untuk Proyek Jalan Tol Cipali Cikopo-Palimanan dan sekaligus Batu Bleneng Walahar Bukit Salam menjadi Keunikan tersendiri di Ruas Jalan Tol Cipali yang merupakan Terpanjang di Indonesia.

Hasil Pencarian Dukun News :

tarip tol cipali

Bagikan Info Penting Ini ::