KRONOLOGIS PENANGKAPAN MUHAMMAD ARSYAD YANG MENGHINA JOKOWI

KRONOLOGIS PENANGKAPAN MUHAMMAD ARSYAD YANG MENGHINA JOKOWI sebuah berita heboh pada minggu terkahir ini adalah Alasan penangkapan Muhammad Arsyad alias Imen yang menghina Presiden Jokowi dengan cara melakukan editing foto Vulgar Parno dan disebarkan lewat Akun Facebook Arsyad Assegaf .

Pihak PDI Perjuangantelah mengakui bahwa pihaknya telah melaporkan buruh tukang tusuk sate bernama Muhammad Arsad yang menyebar foto b**il hasil editan dengan wajah Jokowi dan Megawati Soekarnoputri di Nama akun Facebook yang menghina Presiden Jokowi Yaitu Arsyad Assegaf. PDI Perjuangan beralasan, gambar rekayasa tersebut sudah sangat menghina Jokowi dan Megawati.

Terdapat gambar orang berhubungan s**s diedit menjadi wajah Pak Jokowi dan Ibu Megawati. ini karena sudah melanggar UU Pornografi dan UU ITE,” ujar mantan tim sukses Jokowi-JK yang juga politikus PDIP. Jika kasusnya hanya di bully dengan kata-kata, pihaknya tidak ada masalah. Mereka mencontohkan dalam kasus Obor Rakyat di mana Jokowi dibully habis-habisan.

Oleh karena itu mengertilahmengapa hal inia diadukan. Yang ngadu bukan pula Pak Jokowi dan Bu Mega nya lho, yang ngadu PDIP. Jadi bila ditempatkan pada proporsinya, lepas dari pendukung Jokowi atau bukan, coba kalau foto anda, bersama seorang yang jelas – jelas bukan pula pasangan anda, seorang tokoh yang dihormati juga, lalu diedit sedang bersama dalam posisi vulgar tersebut dan disebarkan dimana-mana, marah tidak anda? marah tidak keluarga anda? mau menuntut tidak agar orang yang bikin itu dipolisika,kalaupun anda yang gak nuntut, keluarga anda kan belum tentu juga terima dengan hal ini. Kalau dilihat anak anda, istri anda dll, apakah pantas?

Nah inilah rupanya duduk persoalannya. Lepas dari bahwa yang kena edit itu foto Pak Jokowi dan bu Mega, kalaupun yang diedit fotonya itu seorang artis gak karuan misalnya, yang tingkah lakunya tidak mencerminkan orang baik-baik, kalau fotonya diedit begini, pasti marah juga, pasti mau nuntut juga kalau bisa, apalagi ini.

Soal kecurigaan bukan yang ditangkap itu yang mengedit, atau mungkin ada pihak lain terlibat, itu biarlah polisi nanti yang menyelidiki. Ini pelajaran bahwa dunia maya yang bebas jangan sampai dipakai untuk menghina orang, karena normalnya siapapun yang diedit seperti foto termaksud diatas itu pasti akan merasa terhina.

Karena semua kita punya hak di negara ini untuk dihormati, dihargai dan tidak dihina serta dilecehkan siapapun juga. Begitu pula semua punya kewajiban dalam kebebasannya untuk tak melanggar batas yang dapat diterjemahkan atau dilihat sebagai penghinaan sehingga menyakitkan hati orang dan tidak pada tempatnya, apalagi tidak senonoh.

Kalau foto itu sudah beredar luas, sudah banyak pula mungkin dilihat anak-anak, kan tidak pada tempatnya itu. Tidak pro pada seorang tokoh gakpapa, boleh donk berlawanan, mengambil sikap oposisi, tidak suka, tidak senang, tapi jaga sikap dan mulut kita, kalau sudah terlanjur, lalu dipolisikan dan ditahan, susah dan menyesal di belakang tidak ada gunanya.

Berikut Kronologis Kejadian Penangkapan Muhammad Arsyad/Arsyad Assegaf  Tukang Tusuk Sate yang Menghina Jokowi

Pelaku Penghinaan terhadap Presiden jokowi bernama Muhammad Arsyad alias Imen umur 24 tahun ditangkap polisi karena melakukan editing pada foto-foto Presiden Joko Widodo dan mantan Presiden Megawati Soekarnoputri.Wajah kedua orang penting di Indonesia itu di-cropping lalu disambungkan dengan sejumlah foto-foto model parno yang tengah b**il dalam berbagai adegan.

Sang Pelaku Alamat Akun Facebook Arsyad Assegaf yang merupakan pelaku, melakukan potong sambung gambar cewek dengan Jokowi dan juga ada gambar Jokowi  yang sedang berhubungan b**an dengan Bu Megawati. Parno dan tidak pantas. Masak gambar presiden digituin. Kita sendiri kalau digituin orang lain pasti juga lapor polisi,” kata seorang penyidik Cybercrime Mabes Polri.

Foto-foto tidak pantas itu lalu di-posting di facebook milik pelaku yaitu arsyad Assegaf dan ditambah dengan berbagai komentar yang tidak pantas lainnya. Tak menunggu lama, warga Ciracas, Jakarta Timur itupun diciduk polisi pada Kamis (23/10) lalu.

Sang pelaku akan dijerat dengan pasal berlapis yakni Pasal 29 junto Pasal 4 (1) UU 44/2008 tentang Pornografi, Pasal 310 dan 311 KUHP, Pasal 156 dan 157 KUHP, Pasal 27, 45, 32, 35, 36, 51 UU ITE.

Berikut beberapa komentar dari para Kaskuser Mengenai ALASAN PENANGKAPAN MUHAMMAD ARSYAD BURUH TUKANG SATE YANG MENGHINA JOKOWI

ini tokh masalahnya…
ybs pantes kalo ditangkap, lambang negara kok dijadikan bintang porno..
sama aja mempermalukan bangsa sendiri..

pantesan ditangkap, udah keterlaluan. orang biasa aja kalo digituin pasti marah.

Sudah miskin berlagak lagi…nama sama kelakuan ga sinkron

buset banyak amat kena pasalnya hahaha

Oh …ternyata gitu ya…..
Kalo bikin meme yang lucu-lucu aja mungkin ga akan diadukan…..
tapi kalo ini….bikin cropping orang berhubungan badan…
pas pula yang digituin presiden dan mantan presiden….
yah…panteslah……

sungguh terlaluu emg…, TERLALU kreatif, emg sangat2 pantas dimsukin penjara makluk2 kayak gitu mahh.., sdh termsuk kategorri PENGHINAAN, PELECEHAN, dan kejahatan kriminal berat

edit foto dgn penghinaan pornografi itu bukan kebebasan berekspresi lagi, tapi penghinaan dgn topeng kebebasan berekspresi

baguslah, supaya orang-orang paham ada batasan ketika mengucap atau memposting gambar tertentu

gw kira cuman ngebully biasa, eh sampe edit foto berbau pornografi
panteslah d tangkep

Berikut ini adalah Foto Pelaku Menghina Pencemaran Nama Baik Presiden Jokowi yaitu Muhammad Arsyad/Arsyad Assegaf 

Foto Pelaku Penghinaan Pencemaran Nama Baik Presiden Jokowidodo Muhammad Arsyad/Arsyad Assegaf

Bagikan Info Penting Ini ::