HASIL SIDANG CSI KE 6 SELASA 30 MEI 2017 DI PN SUMBER CIREBON

HASIL SIDANG CSI KE 6 SELASA 30 MEI 2017 DI PN SUMBER CIREBON , Berikut dibawah ini akan kami sampaikan mengenai Hasil Sidang PT CSI BMT CSI ke 6 Selasa 30 Mei 2017 di Pengadilan Negeri Sumber Kabupaten Cirebon , dan berikut laporan lengkap hasil Sidang CSI 20 Mei 2017 PN Sumber Cirebon ::

Para Pihak yang hadir yang hadir pada Sidang CSI ke 6 Selasa 30 Mei Tahun 2017 di PN Sumber Kab. Cirebon :

1.    Jaksa Penuntut Umum
2.    Penasihat Hukum dari AP&P Law Firm
3.    Terdakwa

Risalah Sidang CSI ke 6 Tanggal 30 Mei 2017 di PN Sumber :
1.    Agenda sidang hari ini adalah pemeriksaan saksi oleh Penuntut Umum (a charge).

2.    Sidang dibuka oleh Hakim Ketua pada pukul 11.00 WIB

3.    Dalam sidang kali ini Penuntut Umum menghadirkan 14 orang saksi. Adapun keterangan saksi-saksi tersebut yang kami rangkum adalah sebagai berikut:

4.    Camat/PPAT Drs. Moch Yusuf
–    Ada akta jual beli yang pernah saksi buat, dan memiliki keterkaitan dengan Bapak H. Mohammad Yahya
–    Mengetahui CSI dikarenakan saksi pernah menghadiri pada acara ulang tahun pernah diundang selaku muspika.
–    Pemohon langsung datang ke kepala desa (KUWU). Verifikasi dan sebagainya dilakukan oleh KUWU, posisi saksi selaku camat/PPAT hanya membuat akta jual beli kemudian dikembalikan lagi ke desa untuk ditanda tangan kepada pembeli dan penjual.
–    Bapak H. Mohammad Yahya tidak ke pergi ke notaris namun ke KUWU karena tnah yang menjadi objek jual beli masih belum sertifikat, masih letter c.
–    Ada 6 bidang tanah yang dibuatkan akta jual beli.
–    Menguasakan ke KUWU untuk menghadap ke Camat/PPAT. Tidak berhadapan secara langsung dengan pembeli dan penjual.
–    Hj Turini binti Sarwa dengan Bapak M. Yahya. Di Silihasih, luas +/- 4800M2. Harga 65 jt. Tau sudah jadi sertifikat setelah pemeriksaan di bareskrim. Ada 3 akta. Masing-masing 1 hamparan.
–    Jual beli dilakukan antara H. Bahrudin dengan Bapak M. Yahya, di Silihasih desa pamekar, luas 2495 M2. Keduanya satu hamparan ada 4 pemilik.
–    Saksi tidak mengetahui pembayarannya. Jasa yang diterima oleh saksi selaku PPAT maksimal 1 persen dari transaksi.
–    Saksi tidak mengetahui kegunaan atau tujuan pembelian tanah tersebut

5.    Notaris Indra Cahyadi
–    Terdapat akta jual beli yang saksi buat
–    Ada 16 bidang dengan penjual yang sama, dan ada penjual yang berbeda juga.
–    Dari keenam belas bidang tersebut, 10 dokumen tersebut merupakan satu hamparan tanah.
–    Sudah bersertifikat saat dijual. Pembelinya Ade Hariri, dan Fatchan Riyanto. Paling luas -/+ 5555 M2.
–    Atas nama Muhamad Sulton menguasakan kepada M. Sulton. Terdapat satu bidang atas nama Fatchan Riyanto.
–    Saksi tidak mengetahui kegunaan atau tujuan pembelian tanah tersebut

6.    Notaris Tin Affiani
–    Membuat akta jual beli 3 bidang tanah dengan pembeli Bapak H. Mohammad Yahya.
–    Saksi tidak mengetahui kegunaan atau tujuan pembelian tanah tersebut

7.    Notaris Siti Artati
–    Membuat akta jual beli 6 bidang tanah dengan pembeli Bapak H. Mohammad Yahya
–    Saksi tidak mengetahui kegunaan atau tujuan pembelian tanah tersebut

8.    Notaris Jaenudin Umar
–    Membuat akta jual beli 6 bidang tanah dengan 4 bidang tanah yang dibeli Alm. Amanudin Rosyid (satu hamparan), dan 2 bidang yang dibeli Pak Yahya (sebelahan).
–    Saksi tidak mengetahui kegunaan atau tujuan pembelian tanah tersebut

9.    Notaris Solichin
–    Saksi membuat Akta PT, Jual beli, pendirian PT. Saksi juga pernah buat akta Pendirian Koperasi KSPPS BMT CSI Syariah Sejahtera, serta beberapa kali perubahannya
–    Akta jual beli yang dilakukan adalah dengan Ade Hariri. Adapun hal lain yang dilakukan adalah Warmerking, dimana akad-akad simpanan mudharabah mutlaqah dilakukan pendaftaran dan pencatatan di reportorium Notaris.
–    Kurang lebih pendirian PT CSI pada tahun 2012. Pada saat itu pendirian dilakukan bersama-sama dengan orang lain, terdapat surat kuasa, sehingga yang mewakili hanya ada 4 orang.
–    Jasa-jasa ada perdagangan, jasa, kontraktor. Tidak disebutkan lebih spesifik (hanya secara umum). Ada rincian item lagi didalamnya.
–    Koperasinya didirikan kurang lebih tahun 2012/2013. Hj. Aman sebagai ketua. Terdakwa sebagai pengawas, satu lagi Ketua. Bidang usahanya koperasi simpan pinjam. Tidak ada usaha lain selain simpan pinjam (koperasi)
–    Sebelum dibentuk koperasi ada pra penyuluhan koperasi dari dinas koperasi.
–    Ada permodalan, simpanan pokok simpanan wajib. Saksi tidak mengetahui sumber permodalan, biasanya hanya berasal dari anggota saja. Selain dari simpanan pokok tidak ada modal lain.
–    Warmerking, perjanjian yang dibuat oleh para pihak dan dicatatkan dalam buku reportorium notaris. Biasanya yang menghadap adalah Pak Zaenudin. Yg diwarmerking adalah akad mudharabah mutlaqah.
–    Akad yang disita ada 979 akad. Akad yang disita tersebut merupakan akad dari tahun 2015. Saksi tidak membaca akadnya secara detail.
–    Saksi pernah meminjam ke Pak Yahya senilai 1,9 M. Peminjaman diberikan secara bertahap yang mana kegunaannya untuk memberangkatkan jamaah umroh dibawah perusahaan Saksi.

10.    Fatchan Riyanto
–    Posisi di Koperas CSI sebagai kepala departemen IT. Posisi tersebut ditunjuk oleh Bapak H. Mohammad Yahya dikarena saksi memiliki keahlian dibidang IT
–    Tugas saksi di KSPPS BMT CSI adalah sebagai tukang servis computer. Ada banyak computer yang terdapat di KSPPS BMT CSI.
–    Tanah ada 3 sertifikat dan dilakukan penyitaan. Saksi justru mempertanyakan kenapa tanah tersebut disita, padahal itu tanah sendiri.
–    Tanah tersebut dibeli tahun 2013, karena pada saat itu masih SPH. Pelunasan dilakukan tahun 2014.
–    Saksi diminta tolong untuk membuka rekening di Bank Mandiri. Pembukaan Rekening waktu itu diminta oleh Bapak H. Mohammad Yahya karena ada limit transaksi perhari. Buku, ATM, token diberikan ke Pak Yahya.
–    Komputer pada awalnya disita oleh penyidik, Saksi ikut ke polres Cirebon dikarenakan dimintai tolong untuk mencopot Hardisk yang ada dikomputer tersebut. Setelah itu, computer dikembalikan. Komputer yang diambil berasal dari kantor pilang
–    Sertif 0838 dibeli tahun 2015, dibeli 150 jtan. Di desa grogol, beli 40 jt. Desa grogol lagi, 40 jt (SPH, karena tanah ex negara). Tidak ada hubungan antara tanah tersebut dengan terdakwa. Saksi membelinya sendiri secara murni.
–    Terdapat 3 rekening  mandiri atas nama saksi.
–    Pada awalnya pembukaan dilakukan karena ada telepon dari Bapak H. Mohammad Yahya. Kemudian pada saat saksi datang ke ruangan ada Bapak Yahya, Iman dan Amanudin. Pembukaan rekening dilakukan untuk membantu karena ada limit transaksi.
–    Restrukturisasi, diterbitkan karena ada niat baik dari ketua dan pengawas untuk pengembalian dana anggota yang sedang menjalani proses hukum. Sampai saat ini Restrukturisasi masih berjalan. Tugas Fatchan hanya sebagai IT. Menyiapkan computer untuk meregistrasi anggota yang melakukan verifikasi di kantor pusdiklat.

11.    Heri Darmawan
–    Menerangkan tentang tanah warisan dari almarhum orang tua Pak Suparjo. Tidak ada hubungan dengan kedua terdakwa. Keterkaitan dengan Pak Ade Hariri.
–    Tanah tersebut tidak disita. Karena menyangkut ada nama Ade Hariri. Status tanah belum lunas, sertifikat masih ada dalam penguasaan keluarga saksi, 1 bidang 6 sertifikat.

12.    Ade Hariri
–    Tugas Saksi adalah membantu apabila ada event-event tertentu. Sudah bergabung dengan Bapak Yahya sejak tahun 2014.Saksi tidak pernah disuruh secara langsung.
–    Dibawah KSPPS BMT CSI, sebagai anggota. Garda 86 itu dari PT CSI.
–    Dapet fee dari orang yang melakukan investasi. Tiap ada anggota yang melakukan simpanan 100 juta rupiah, amaka akan mendapatkan 500 ribu. Fee tersebut diberikan secara transfer.
–    Seluruh pembelian tanah yang dilakukan saksi dilakukan secara cash.
–    Saksi pernah melakukan pengajuan biaya untuk pembayaran kegiatan.
–    Pengelolaan dana simpanan dilakukan secara khusus, dengan bukti pembayaran kontrak perjanjian yang diterima dari koperasi.
–    Sertifikat sudah diserahkan ke Pak Yahya. Pemakaian atas nama Ade Hariri karena hasil rapat.
–    Tanah yang dibeli dipergunakan untuk pengembangan koperasi.
–    Pembelian tanah dilakukan dengan dasar keputusan Rapat Anggota Tahunan. Tanah tersebut digunakan untuk pengembangan Koperasi KSPPS BMT CSI Syariah Sejahtera. Rencananya akan digunakan untuk kepentingan koperasi.

13.    Lukman Gunawan

–    Invest tahun 2014. Ada yang perpanjang, ada yang di 2015, ada yang di 2016.
–    Tertarik dari bagi hasil. Mengetahui CSI dari Bapak Yahya. Kenal dengan Bapak Yahya dikarenakan Bapak Yahya dan saksi merupakan teman kecil.
–    Simpanan berasal dari uang sendiri, dan ada yang meminjam dari Bank.
–    Saksi kenal dengan rekening 425, 996 (atas nama Lukman Gunawan). Terhadap nomor rekening tersebut yang mengelola adalah saksi sendiri. Jumlah saldonya saat ini sudah berubah.
–    Kenal dengan rekening nomor 425. Rekening ini dipakai untuk profit perbulan.
–    Rekening nomor 996 adalah milik saksi
–    Bapak Yahya meminta tolong untuk melakukan pembayaran-pembayaran, misalnya untuk penasehat hukum, dan sebagainya.
–    Rekening 996 dibuka tahun 2014 untuk keperluan bisnis, rekening tersebut lalu tidak digunakan karena project yang direncanakan dipending.
–    Saksi pernah terima dana dari 024. Hampir setiap bulan terima dana dari Bapak Yahya.
–    Pengeluaran yang dilakukan adalah untuk pembuatan KOIN CSI

14.    Yuli Andini
–    Data yang ada 2,4 M
–    Saksi Tidak mengetahui kenapa namanya yang dipakai.
–    Saksi membuka rekening mandiri. Pada waktu itu membuka rekening mandiri karena disuruh orang tua. Tidak pernah dikasih tau hanya disuruh membuka rekening.
–    Yang pegang buku dan ATM adalah orang tua (almarhum Aminudin Rosyid)
–    Saksi baru membuka akad November 2016.
–    Saksi mengetahui mengenai akad. Tidak tandatangan karena pada saat itu kebawa akadnya. Saksi mengetahui mengenai perpanjangan akad.

15.    Hj. Iin Mutmainah
–    Beda antara umroh dengan usahanya.
–    Setelah Bapak Rosyid meninggal, saksi mengambil alih menjadi presiden direktur PT Tunas Armindo Wisata.
–    Pada tahun ini ada 300 jamaah. Tidak diberangkatkan krn tidak dapat bagi hasil dari CSI.
–    Sudah pernah sebelumnya diberangkatkan 400 jamaah. Dananya ditaro ke CSI.
–    Investasi 150 jt, pada tahun 2015. Atas nama anak. Tidak ada yang atas nama sendiri.
–    PT Tunas Armindo Wisata diperoleh melalui pengalihan tanggal 29 Mei 2015. Dulunya PT Tunas Armindo Wisata milik seseorang di Jakarta.
–    Dana titipan hanya program dan belum jalan sampai saat ini.
–    Saksi mengetahui mengenai akad simpanan mudharabah
–    Perpanjangan dari yang sebelumnya almarhum. Sebelumnya belum pernah.
–    Melakukan perjanjian langsung ke Pak Yahya. Tidak tau transfer kerekening 024 atau tidak.
–    Kepemilikan rumah ada 2 rumah. Kepemilikan tanah beli sejak 2015, punya 2016. Proses punya rumah dengan cara almarhum memberikan uang dari kartu kredit kepada saksi.
–    Saksi memiliki 19 kartu kredit yang dibuat oleh Almarhum.
–    Pajero sport masih dicicil sejak tahun 2013.
–    Rumahnya dicicil, nyicilnya satu sertifikat, baru satu sertifikatnya lagi. 3 lagi tidak tau.  Yang membayar almarhum atas nama saksi.
–    Saldo di Bank Mandiri saat ini tinggal 1 juta. Dana 38 M sudah disalurkan ke anggota. Prakteknya hanya 2 bulan. Sudah tidak lagi berpraktek saat ini.
–    Kartu kredit tarik tunai, yang tarik tunai almarhum. Bayarnya menyicil. Masih berjalan sampai saat ini. Total utangnya lebih dari 100 jt. Masih dikejar debt kolektor karena tidak bisa membayar.
–    Ada tanah di Cirebon, kabupaten Cirebon, cianjur, majelengka, dan indramayu. Rata rata tanah kosong.

16.    Tita Haryati
–    Dipinjam oleh suami namanya.
–    Saksi investasi di CSI, 500 jt. Uang keluarga. Dikasih cash ke kantor.
–    Uang keluarga disatukan namanya. Punya aset banyak.
–    Tidak pernah mengetahui mengenai sertifikatnya.
–    Tidak mengetahui jika Bapak Ade Hariri membeli tanah dibanyak tempat
–    Investasi mulai dari tahun 2016.

17.    Reni Triana 133

–    Mengundurkan diri sebagai saksi

18.    Khotib 151

–    Alasan ikut program simpanan di CSI karena ada bunga 5%, suka nyumbang yatim piatu.
–    Saksi setiap bulan datang ke Cirebon. Kadang karena diundang, kadang datang sendiri.
–    Diangkat sebagai coordinator di Jambi. Awalnya ngasih 100 Jt, kemudian ikut mempromosikan di Jambi dengan menggunakan brosur.
–    Kurang lebih dana yang disimpan sebesar 24,17 M dengan orang yang menyimpan sebanyak 133 orang.
–    Pribadi 2014/2015. Orang lain masuk mulai 2015. Ada yang diperpanjang.
–    Ada  tertuang di website CSI. Langsung rekening masing-masing. Profit dapat dari CSI langsung. Simpanan pribadi sebesar 375 jt.
–    Dapat fee dengan transfer. Tidak melihat dari rekening mana yang melakukan transfer. Dapat 0,5 % dari jumlah nilai simpanan peserta. Tidak seluruh 233 orang tersebut merupakan nasabahnya, ada marketing lain. Dari seluruh marketing mewakili ke saksi. Kurang lebih 211 orang.
–    Invest ke rekening mandiri no 024
–    Rapat Anggota Tahunan ikut.
–    Saksi bertanya mengenai konsorsium mendulang emas adalah produk dari koperasi. Konsorsium mendulang emas adalah patungan untuk beli emas.
–    Pernah dapat undangan untuk mendapatkan verifikasi validasi.
–    Konsorsium mendulang emas hanya sebutan saja.

6.    Tim Kuasa Hukum menunjukkan bukti bahwa aset-aset tersebut merupakan pinjam nama saja, berdasarkan keputusan Rapat Anggota Tahunan dan persetujuan dari pengurus
7.    Majelis Hakim menutup sidang dan sesuai kesepakatan para pihak sidang akan dilanjutkan hari Rabu, tanggal 31 Mei 2017 dengan agenda Pemeriksaan Saksi dan Ahli oleh Penuntut Umum.

Hasil Pencarian Dukun News :

sidang csi 30 mei 2017,laporan sidang csi ke empat belas,hasil sidang CSI 30 mei 2017,laporan sidang csi 30 mei 2017,Laporan sidang ketiga belas csi,saksi sidang csi 29 mei2017,sidang csi 30 mei 17 di pn sumber,sidang csi ke enam selasa 30 mei 2017

Bagikan Info Penting Ini ::