GAMBAR REKAYASA FOTO JOKOWI MEGAWATI YANG DI EDIT M ARSYAF

GAMBAR REKAYASA FOTO JOKOWI MEGAWATI YANG DI EDIT M ARSYAF ATAU ARSYAF ASSEGAF YANG MERUPAKAN SEORANG BURUH TUKANG TUSUK SATE YANG ANTI JOKOWI DI AKUN FACEBOOK NYA . Berita yang menghebohkan di dunia maya mengenai penangkapan seorang Buruh Tukang Sate karena menghina jokowi bernama Muhammad Arsyad dan akun Facebooknya bernama Arsyad Assegaf . Akan tetepai sebenarnya mengenai Penangkapan M Arsyad ini lebih ke hal Pornografi karena Moh Arsyad telah mempublikasikan Foto Gambar Jokowi Megawati Yang Diedit oleh Moh Arsyad/Arsyad Assegaf yang berbau parno ke Akun Facebooknya.

Mabes Polri menangkap seorang tukang tusuk sate, Muhammad Arsyad, karena menyebarkan gambar Edit rekayasa Joko Widodo Yang diedit M Arsyad Assegaf¬† bersifat parno. Kapolri Jenderal Sutarman memiliki penjelasan mengapa Arsyad sampai ditahan.”(Alasan penahan) Pornografinya. Karena menyebarkan foto-foto porno yang seperti itu, ini kan berbahaya bagi pendidikan anak-anak,” kata Kapolri Jenderal Sutarman di Kantor Wakil Presiden Jalan Veteran, Jakpus, Kamis (30/10/2014).

Pihak kepolisian sudah menelusuri MA selama berbulan-bulan. Menurutnya pemasangan gambar itu bukan contoh yang baik dan tidak memberi pendidikan dan pembelajaran pada anak kecil.”Anak-anak kecil bisa melakukan kejahatan-kejahatan seksual di mana-mana, itu adalah dampak dari pornografi. Begitu kita lakukan tindakan heboh, loh kenapa dihebohkan? Bukan karena Pak Jokowinya, karena pornografinya,” sambungnya.

Konten pornografi ini juga dijadikan dasar penjelasan untuk banyaknya nada miring yang membandingkan penangkapan ini dengan kasus obor rakyat yang hingga saat ini belum juga ada penangkapan. Meski sama-sama menghina Jokowi, namun adanya unsur pornografi membuat penangkapan MA lebih cepat daripada kasus obor rakyat.Pihak Kapolri Jenderal Pol Sutarman memberikan penjelasan soal penanganan kasus M Arsyad (23) yang ditahan karena memasang gambar porno dengan merekayasa wajah Jokowi dan Megawati di facebook.

Sutarman menjelaskan, kasus itu ditangani cepat karena unsur pornografi, bukan karena Jokowi. Media, menurut Sutarman ada yang menyalah tafsirkan.”Ya itu, media kan yang menyalahtafsirkan. Makanya teman-teman media, kenapa kita tangkap, makanya saya jelaskan di sini, kenapa cepat karena pornografi, karena apa? Pengaruhnya dampaknya bagi anak-anak tidak baik. Bisa berpengaruh pada kekerasa seksual dan lain-lain,” jelas Sutarman di Kantor Wapres, Jakarta, Kamis (30/10/2014). Menurut Sutarman, penahanan Arsyad juga karena dia menyebarkan foto-foto parno.

Yang itu tidak memberikan pendidikan, pembelajaran bagi anak-anak kecil. Berbahaya. Kita tidak pernah melihat dampaknya pornografi ini. Anak-anak kecil bisa melakukan kejahatan-kejahatan seksual di mana-mana, itu adalah dampak dari pornografi. Begitu kita lakukan tindakan heboh, lho kenapa dihebohkan. Bukan karena Pak Jokowinya, karena pornografinya.

Dengan kasus tersebut banyak Masyarakat yang penasaran dengan Foto Gambar Jokowi Megawati yang diedit M Arsyad Assegaf ini, akan tetapi buat apa mencari gambar yang tidak senonoh tersubut dan kemungkinan besar Akun Facebook Asli Muhammad Arsyad Assegaf telah di hapus oleh pihak Polisi Cybercreme beserta dengan isi kontennya.

Bagikan Info Penting Ini ::