FOTO EDIT JOKOWIDODO DAN MEGAWATI OLEH MOH ARSYAD ASSEGAF

FOTO EDIT JOKOWIDODO DAN MEGAWATI OLEH MOH ARSYAD ASSEGAF DENGAN MENGGUNAKAN PHOTOSHOP YANG MENGHINA DAN TIDAK SENONOH . Berita yang masih bikin heboh dalam minggu ini yakni Penangkapan Tukang Tusuk Sate Karena Menghina Jokowidodo dengan Megawati dengan Cara Edit Foto Tidak Senonoh , Pelaku adalah seorang buruh tukang sate yang mungkin tidak senang dengan Jokowidodo dengancara melampiaskan gambar atau foto yang sangat tidak senonoh alias parno  dengan cara memotong dan menempel (Croping) dengan menggunakan photoshop yang kemudian di apload lewat akun Facebook miliknya dengan nama Arsyad Assegaf, Aksi perbuatan ini terendus oleh petinggi PDI dan melaporkannya ke Polisi Cybercreme dan dalam hal ini yang melaporkan Bukan Jokwi. Kalau gambar yang diedit tidak berbau Parno tiadak akan menjadi masalah.

Muhammad Arsyad umu r 24 tahun alias Arsyad Assegaf digiring Polisi dan beristirahat di Hotel Rodeo karena terbukti menghina Presiden Joko Widodo di Akun Facebook Pribadinya dengan Nama Arsyad Assegaf (Anti Jokowi seperti gambar dibawah ini ::

Akun Facebook Arsyad Assegaf (Anti Jokowi)

FOTO GAMBAR YANG DIEDIT OLEH MUHAMMAD ARSYAD ASSEGAF

Muhammad Arsyad dalam kehidupan sehari-harinya berprofesi sebagai buruh tukang tusuk sate itu merupakan warga Ciracas, Jakarta Timur dan resmi ditahan sejak Kamis lalu. Muhammad Arsyad alias Imen diketahui sengaja melakukan foto editing tidak hanya kepada Jokowi, namun juga kepada Megawati Soekarno Putri. Parahnya, kedua tokoh penting republik ini diolah menjadi pasangan aktor dan artis bintang parno. “Pelaku melakukan potong sambung gambar cewek dengan Jokowi dan juga ada gambar Jokowi (berhubungan badan dengan) Bu Megawati. Parno dan tidak pantas. Masak gambar presiden digituin.

Kita sendiri kalau digituin orang lain pasti juga lapor polisi,” kata seorang penyidik Cybercrime Mabes Polri, Rabu (29/10). Foto-foto tidak senonoh itu lantas diposting di halaman Facebook milik pelaku. Tidak menunggu lama, pelaku lantas ditangkap petugas polisi pada Kamis (23/10) lalu. Sementara itu, kuasa hukum pelaku, Irfan Fahmi, mengatakan, kliennya hanya terjebak situasi panasnya pilpres lalu. Saat itu ia hanya memposting ulang gambar yang ia temukan di internet. “Dia hanya ikut-ikutan saja, terjebak situasi politik saat itu,” ujar Irfan. Irfan menambahkan, Muhammad Arsyad tidak paham jika perbuatannya bisa berujung kasus pidanan dan penahanan. Apalagi, sehari-hari ia hanya berprofesi sebagai tukang sate. “Konten-konten yang diunggahnya ke Facebook juga sudah dihapus karena takut,” katanya. Atas perbuatan Muhammad Arsyad, ia terancam pasal berlapis, yakni Pasal 29 junto Pasal 4 (1) UU 44/2008 tentang Pornografi, Pasal 310 dan 311 KUHP, Pasal 156 dan 157 KUHP, Pasal 27, 45, 32, 35, 36, 51 UU ITE. Ancaman hukuman maksimal bisa mencapai 10 tahun penjara.

Pihak Mabes Polri mengungkapkan bahwa Muhammad Arsyad alias Imen (24) secara sengaja melakukan penghinaan terhadap presiden Joko Widodo dan mantan presiden Megawati Soekarnoputri melalui akun facebook.Hal ini bisa dilihat dari akun facebook Arsyad yang mendeklarasikan dirinya sebagai anti-Jokowi.

“Itu bisa dilihat dari profil Facebook pelaku tertulis Arsyad Assegaf lalu di dalam kurung (anti Jokowi). Tapi untuk motifnya sendiri, belum diakui oleh tersangka. Tapi dia punya kelompok yang dengan sengaja melakukan penghinaan dan pencemaran nama baik (Jokowi),” kata Direktur Pidana Khusus Bareskrim Polri, Brigjen Pol Kamil Razak di Mabes Polri, Rabu (29/10).Untuk itu pelaku dikenakan tindak pidana pornografi, penghinaan, dan pencemaran nama baik melalui media sosial.

“Kronologis perkara ini berdasarkan laporan polisi pada tanggal 27 juli 2014, yang melapor Hendri Yosodiningrat selaku kuasa hukum dari Pak Jokowi. Pak Hendri mengetahui akun FB itu setelah menerima BBM dari temannya tentang gambar pornografi yang ada gambar Pak Jokowi,” tambahnya.

Karena pada saat itu masih pada proses kampanye maka polisi belum bisa langsung melakukan proses penyidikan. Polisi lebih dulu melakukan pemeriksaan kepada para saksi termasuk Jokowi sebagai saksi korban.

“Jokowi baru dapat kami mintai keterangan pada tanggal 10 Oktober. Berdasarkan keterangan saksi-saksi tersebut Kasubdit Cyber Crime (Kombes Rahmad Wibowo) bersama anggota melakukan pelacakan siapa yang membuat atau mencemarkan atau memuat foto pornografi itu,” tambahnya.Hingga diketahui akun ‎facebook itu adalah milik seorang bernama Muhammad Arsyad Assegaf alias Imen dengan nama Facebook-nya Arsyad Assegaf. Imen pun ditangkap di Ciracas, Jakarta Timur pada tanggal 23 Oktober 2014.

Tersangka dikenakan Pasal 29 UU 44 tahun 2008 tentang Pornografi dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara. Juga‎ dilapis dengan Pasal 310 dan 311 KUHP tentang penghinaan secara tertulis.“Barang bukti yang sudah kami sita, yaitu akun FB atas nama Arsyad Assegaf. Pelaku belum mengaku siapa yang menyuruhnya namun dia melakukan sendiri dan terbukti dia mengedit dan membuat akun Facebook-nya sendiri,” lanjut Kamil.

Arsyad diketahui berprofesi sebagai wiraswasta dan bekerja sebagai pegawai rumah makan. “Kalau pun pelaku meminta maaf itu urusan pelaku dengan Pak Jokowi. Ini delik umum jadi tanpa laporan pun kita bisa bergerak,” tegasnya.Kamil Razak mengatakan pihaknya masih mendalami motif dibalik aksi MA tersebut. Terlebih pelaku diduga memiliki kelompok untuk menghina Jokowi melalui media sosial

“Belum diakui, namun dia punya kelompok yang dengan sengaja melakukan penghinaan dan melakukan pencemaran nama baik,” kata Kamil di Mabes Polri, Rabu (29/10).Seperti diberitakan, wajah kedua orang penting di Indonesia itu di-cropping dan disambungkan dengan sejumlah foto-foto model parno yang tengah bugil dalam berbagai adegan. Oleh pelaku, foto-foto seronok tersebut lalu di-posting di facebook milik pelaku dan ditambah dengan berbagai komentar yang tidak pantas lainnya.

Bagi anda sekalin yang penasaran dan mencoba mencari Foto Gambar Jokowi Megawati yang diedit Muhammad Arsyad Assegaf Kemungkinan besar Akun Facebook beserta isi kontennya telah dihapus oleh pihak Polisi Cybercreme dan sekarang yang muncul adalah Akun-akun Facebook Muhammad Arsyad Assegaf yang palsu.

Hasil Pencarian Dukun News :

Arsyad Assegaf,telegram megawati ngentot joko

Bagikan Info Penting Ini ::