CIRI DAN CARA MEMBEDAKAN BERAS SINTETIS PLASTIK

CIRI BAHAYA DAN CARA MEMBEDAKAN BERAS SINTETIS PLASTIK , Akhir akhir ini Masyarakat Indonesia dihebohkan dengan Beras Sintetis Plastik yang awal mulanya ditemukan oleh seorang penjual Bubur yang dimana beras Sintetis plastik ini berasal dari Luar Negri, berikut adalah beberapa hal yang sedang dicari dan dipertanyakan oleh masyarakat menegenai Beras Plastik Sintetis ??

Cara Membedakan Beras Asli dan Palsu

Uji Laboratorium Menyatakan Beras Sintetis Mengandung Senyawa Adiktif Plasticizer

Beras Sintetis Resahkan Negara ASEAN

Cara Membedakan Beras Biasa dengan Beras Sintetis

Ciri beras sitetis plastik

Asal Beras Sintetis Plastik

Pertama Kali yang menemukan Beras Sintetis Plastik Palsu

Beras Plastik Sintetis Terbuat dari bahan pembuatan Pipa Paralon dan Kabel

Harga Beras Plastik Sintetis

Penjual bubur dan nasi uduk di daerah Mutiara Gading Daerah Bekasi yang diketahui bernama Dewi Septiani orang pertama yang menemukan Beras Sintetis Plastik dan mendadak terkenal setelah berhasil mengungkapkan penemuan beras sintetis berbahan plastik. Menurut pengakuannya, beras plastik tersebut dibeli dari pedagang langganannya di Pasar Mutiara Gading Daerah Bekasi.

Untuk mengantisipasi semakin maraknya peredaran beras tersebut, wanita berhijab ini membagi cara untuk membedakan beras asli dan beras palsu berbahan plastik tersebut.Dia menyebutkan, jika dilihat secara kasat mema memang antara beras plastik dan beras asli tidak terlalu terlihat jelas. Namun, perbedaan akan terlihat saat anda melihatnya di bawah sinar matahari.”Kalau dilihat secara kasat mata memang tidak terlalu terlihat jelas. Kalau di bawah sinar matahari baru terlihat jelas.

Lebih lanjut Dewi mengatakan, beras plastik akan terlihat lebih cerah jika dilihat di bawah sinar matahari. Ciri lain dari beras sintetis tersebut, warnanya bening tanpa ada guratan layaknya beras asli.
“Lebih cerah aja yang diduga sintetis, bening tanpa ada guratan. Kalau beras asli ada guratan dan matanya.Mengenai ukuran, wanita ini mengaku, beras yang diduga mengandung plastik tersebut terlihat agak ramping. “Ukuran hampir sama, tapi dia (beras plastik) lebih ramping saja. Warna hampir seperti beras, tapi dia enggak ada guratan.

Dia menambahkan, beras yang mengandung plastik pun jika ditekan dengan setrika panas akan nempel dan cepat meleleh. Warnanya pun akan berubah menjadi kuning kecoklatan.Nah itu yang saya lakukan. Beras  itu menempel di setrika. Warnanya juga berubah jadi kuning kecoklatan, dan baunya seperti plastik.

Ciri ciri beras plastik sintesis yang perlu diketahui . Beras tersebut berasal dari China yang di distribusikan dari daerah Taiyuan, di provinsi Shaanxi. Sehingga kita harus lebih waspada dan mampu membedakan ciri – ciri beras plastik dan mengenali perbedaan beras asli dan plastik.

Jika sekilas di perhatkan antara beras plastik dan beras asli ini memang tampak tidak ada bedanya. Sehingga bagi mereka yang tidak tau ciri ciri beras plastik akan mudah tertipu. Namun, meski tampak serupa masih ada perbedaan di antara beras asli dan palsu tersebut.Agar kita tidak tertipu dan salah dalam mengkonsumsi beras plastik yang jelas akan sangat berbahaya bagi kesehatanBerikut Cirinya :

Beras asli tampak bening namun terdapat warna putih susu di tengah-tengahnya

Ciri ciri beras plastik sintesis warnanya bening saja

Tekstur cenderung kasar saat dipegang

Tekstur lebih halus dan lembut karena berbahan plastik
Beras asli akan menyerap air saat dimasak Sedangkan beras palsu malah akan mengeluarkan air saat dimasak
Jika dimasukkan ke penanak tekstur akan berubah jadi lembut

Jika beras plastik palsu akan lembek saat dimasukan ke penanak dan cenderung keras, saat dikeluarkan akan semakin kering dan mengeras

Saat dimasak akan mengeluarkan aroma harum karena HO2

Sedangkan beras plastik sintesis mengeluarkan aroma sangit saat dimasak

Sesudah dimasak akan terasa manis saat dimakan karena kandungan glukosa dan karbohidratnya

Cenderung berbau sangit dan beraroma bahan kimia

Pengujian Sederhana Membedakan Beras Plastik Sintetis dan Beras Asli

Jika anda merasa curiga dengan beras yang anda beli apakah asli atau plastik sintetis sebaiknya melakukan uji sederhana berikut.

1. Siapkan Seterika Listrik yang sudah dipanaskan.

2. Ambil segenggam beras sebagai bahan uji.

Caranya:

Letakkan beras yang akan di uji pada nampan atau apapun. Kemudian seterika beras tersebut. Jika beras melengket dan berbau sangit maka bisa dipastikan beras itu merupakan beras palsu berbahan plastik sintetis. Jika tidak lengket maka beras tersebut adalah beras asli.

Uji laboratorium PT Sucofindo menyatakan, beras yang dijual di Pasar Tanah Merah, Kompleks Mutiara Gading Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat, terbukti positif mengandung senyawa kimia berbahaya yang biasa digunakan untuk pembuatan pipa dan kabel. Untuk itu, beras tersebut dinyatakan tidak layak untuk dikonsumsi.
Hal itu terungkap dari hasil uji laboratorium PT Sucofindo yang dirilis Pemerintah Kota Bekasi bersama jajaran PT Sucofindo di Kantor Pemkot Bekasi, Kamis (21/5). Sebelumnya, Selasa lalu, Pemkot Bekasi mengirimkan sampel beras yang diduga mengandung bahan sintetis ke PT Sucofindo untuk diuji di laboratorium.

Kepala Bagian Pengujian Laboratorium PT Sucofindo Adisam ZN mengungkapkan, dari hasil uji laboratorium, beras tersebut mengandung senyawa polyvinyl chloride atau PVC yang biasa digunakan sebagai material untuk pipa, kabel, dan lantai.

PVC adalah produk polimer plastik sintetis yang paling banyak diproduksi di dunia urutan ketiga, setelah polyethylene dan polypropylene. Hasil bentukan PVC bisa berupa material keras atau kaku maupun material fleksibel.

Selain itu, beras tersebut juga mengandung tiga senyawa lain, yakni benzyl butyl phtalate (BBP), Bis (2-ethylhexyl phtalate / DEHP), dan diisononyl phtalate (DINP). BBP merupakan bahan bersifat plastik yang sering ditemukan pada lapisan keramik lantai, dikenal toksik atau beracun yang sudah dilarang di

Menurut Wikipedia, sama seperti BBP, DEHP dan DINP sering dipakai untuk membentuk atau melenturkan material seperti PVC agar memiliki efek seperti plastik. Istilah industrinya sebagai plasticizer, yaitu senyawa adiktif yang ditambahkan kepada polimer untuk menambah fleksibilitas dan daya kerja. Terkait kontak dengan makanan, ketiganya dikenal memiliki efek toksik dan sudah dilarang di beberapa negara.Tiga senyawa tersebut juga biasa dipakai untuk melenturkan pipa atau kabel yang kebanyakan dipakai untuk industri.

Bagikan Info Penting Ini ::