CARA MERAWAT RADIATOR MOBIL AGAR TETAP DINGIN

CARA MERAWAT RADIATOR MOBIL AGAR TETAP DINGIN DAN TIDAK CEPAT PANAS Berita paling anyar untuk kali iini datangnya masih dari dunia otomotif yaitu cara Merawat Radiator Mobil Daihatsu All New Xenia Toyota Avanza Toyota kijang Panther Suzuki Ertiga Honda Brio Ayla Agya ::

Jika mesin mobil menjadi panas secara drastis, saatnya Anda mengecek kondisi air Cara Mengatasi radiator mobil Cepat Panas Penyebanya bisa berkurangnya air radiator yang bisa disebabkan oleh penguapan dan kebocoran.

Penguapan adalah hal yang umum terjadi. Namun, jika air radiator berkurang dengan cepat dan suhu meningkat tajam dalam waktu singkat, kemungkinan terjadinya kebocoran dalam radiator mobil Anda.Maka dari itu, perawatan radiator patut di perhatikan.Radiator adalah komponen yang berfungsi sebagai pengatur suhu mesin. Salah solusinya adalah Service rojok radiator dan Cek Kebocorannya.

Di dalamnya, terdapat air radiator ( water cooling system) yang bertugas mendinginkan mesin. Untuk mencegah korosi, air radiator perlu diganti secara berkala. Kebocoran dalam sistem terjadi ketika air radiator terhisap masuk ke ruang bakar atau masuk ke dalam sistem pelumasan.

Anda bisa mengecek kondisi oli terlebih dahulu. Apabila warna oli berubah seperti susu, tandanya air telah masuk ke dalam sistem pelumasan. Jika warna oli tidak berubah, kemungkinan air terhisap masuk ke dalam ruang bakar. Air Yang Bagus Untuk Radiator yaitu bisa dengan cara mengisi air radiator dengan air murni H2O. Air murni H20 bisa didapat di bengkel dan toko otomotif. Ciri-ciri air murni adalah bertutup biru dengan keterangan ” bisa digunakan untuk air radiator”.

Alternatif lainnya, gunakan radiator coolant. Radiator coolant berfungsi sebagai pelumas,memperlambat terjadinya korosi, dan meningkatkan titik didih air. Jika menggunakan coolant untuk radiator, sebaiknya tidak mengganti-ganti merek untuk menghindari reaksi kimia antar merek. Anda juga bisa menggunakan campuran antara air murni dan radiator coolant untuk mengisi air radiator. Dengan demikian, radiator Anda akan tetap awet, tidak mudah bocor, dan tidak mudah panas.

Pada kondisi darurat, dengan kondisi mesin panas, kita dapat memeriksa dan menambah air radiator dengan cara berikut, ini:

Hentikan kendaraan Anda ditempat yang aman
Biarkan mesin dalam keadaan hidup
Buka tutup mesin
Ambil kain atau lap dan basahkan dengan air, kemudian putar tutup radiator perlahan-lahan hingga udara panas dalam radiator mengalir keluar.
Biarkan air keluar dari tekanan radiator keluar hingga terhenti.
Buka tutup radiator
Tambahkan air kedalam radiator sampai penuh
Injak pedal gas
Tambahkan air kembali kedalam radiator
Tutupkan kembali tutup radiator
Mobil sudah siap dipakai kembali
Penting untuk diperhatikan
“Jangan sekali-kali Anda menambah air radiator pada saat mesin panas dalam keadaan mesin mati.”
Karena kemungkinan besar Anda akan terkena semburan air panas yang keluar dari lubang radiator saat air diisi. Kulit bisa melepuh jika terkena cipratan air radiator. Hal ini terjadi karena tekanan air didalam radiator lebih besar dari tekanan udara diluar radiator, hingga air akan menyemprot keluar. Maaakk Cruuoottt…

Pada dasarnya sistem pendingin mesin mobil ditunjang oleh 3 hal, yaitu Cairan Pendingin, Udara dan Minyak Pelumas. Ketiganya berkaitan erat dan sangat menentukan efisiensi kinerja mobil Anda. Dan berikut ini adalah hal-hal yang perlu diperhatikan, serta tips dalam merawatnya :

Radiator Sebagai penampung utama dan tempat cairan didinginkan, maka kondisi radiator harus selalu terjaga dengan baik. Usahakan untuk selalu menjaga kebersihan baik luar maupun dalam.

Pada bagian luar terdapat kisi-kisi yang merupakan jalur mengalirnya angin. Jika kisi-kisi tersebut tersumbat kotoran, maka dapat dipastikan bahwa volume angin yang mengalir pun berkurang, sehingga proses pendinginan menjadi kurang efektif. Untuk membersihkannya, gunakanlah kuas halus atau semprotan air yang bertekanan rendah agar jangan sampai membengkokan kisi-kisi yang sangat tipis tersebut.

Pembentukan karat adalah hal yang umum terjadi pada bagian dalam radiator yang sudah berumur. Karat dapat menghambat sirkulasi sistem pendingin atau bahkan melumpuhkannya. Untuk itu lakukanlah pengurasan secara berkala, setidaknya setahun sekali. Proses ini dapat dilakukan sendiri, atau diserahkan pada  bengkel khusus, terutama jika terjadi kebocoran.

Jika Anda berencana untuk melakukan pengurasan sendiri, berikut ini adalah langkah-langkahnya :

Sebelumnya pastikan mesin mobil berada dalam kondisi dingin.

Bukalah penutup pembuangan cairan yang terdapat pada bagian bawah radiator dan simpan penutup tersebut di tempat yang aman.

Setelah seluruh cairan mengalir keluar, tutup kembali hingga rapat. Kemudian bukalah penutup utama pada bagian atas radiator, lalu tambahkan cairan penguras atau Radiator Flush (jika ada) dan tambahkan air bersih hingga penuh. Biarkan penutup utama terbuka untuk mengurangi tekanan yang terlalu tinggi saat pemanasan mesin.

Hidupkan mesin mobil dan biarkan menyala hingga mencapai temperatur operasional atau sekitar 10 sampai 15 menit. Selama proses pemanasan berlangsung ketinggian air didalam radiator dapat saja menurun. Untuk itu Anda dapat melakukan penambahan.

Untuk mempercepat sirkulasi air dan merontokan kotoran atau karat yang melekat pada dinding jalur sirkulasi, Anda dapat menginjak pedal gas secara perlahan dengan putaran mesin sekitar 1.000 – 1.500 rpm.

Setelah mencapai suhu operasional, matikan mesin dan biarkan dingin kembali. Setelah dingin, buka kembali penutup pembuangan radiator dan biarkan mengalir keluar seluruhnya.

Pada tahap ini, dengan kondisi kedua penutup terbuka, alirkan air kembali air bersih kedalam radiator hingga air yang keluar pada bagian pembuangan terlihat bersih.

Setelah itu tutup kembali penutup pembuangan radiator hingga rapat dan isikan air bersih atau cairan pendingin (Radiator Coolant), atau keduanya hingga penuh, kemudian tutup kembali dengan rapat.

Perhatikan volume cairan dalam radiator selama beberapa hari pemakaian pertama, dan tambahkan bila berkurang. Jika masih terus berkurang, ada kemungkinan terjadi kebocoran. Untuk itu periksakan mobil Anda pada bengkel radiator.

Jika radiator mobil Anda sudah cukup lama tidak dikuras atau jika Anda membeli mobil bekas tanpa mengetahui riwayat perawatan radiatornya, serahkan proses pengurasan pada bengekel radiator. Sebab jika kotoran yang terdapat didalam jalur sirkulasi pendingin mesin terlalu banyak, maka mengurasnya justru dapat menyumbat beberapa saluran yang sempit dan dapat mengakibatkan kegagalan pada sistem pendinginan.

Selang Radiator
Selang ini menjadi penghubung antara Radiator dan mesin, serta jalur mengalirnya cairan pendingin. Tekanan dan suhu air yang tinggi membuat selang radiator semakin lama semakin mengembang, dan daya tahannya semakin menurun. Oleh karena itu jika memang sudah saatnya diganti, lakukanlah segera.

Terlambat menggantinya dapat berakibat fatal seperti terhambatnya sirkulasi air atau bahkan sobeknya selang. Akibatnya seluruh cairan akan terkuras seketika dan temperatur mesin melonjak tinggi. Saat itu terjadi umumnya terjadi suara menggelitik dan mesin akan mati.

Tutup Radiator
Perhatikan apakah karet penyekat dan pegas masih berfungsi dengan baik. Jika tidak maka dapat menyebabkan meningkatnya temperatur mesin.

Klem / Pengikat Selang Radiator
Klem / pengikat yang biasanya terbiat dari besi atau baja, memastikan selang tersambung dengan baik pada radiator. Karena pengikat radiator sangat vital dalam menjaga agar jangan sampai lepas dan bocor, pastikanlah bahwa pengikat tersebut cukup kuat namun tidak terlalu kuat yang justru akan membuat selang radiator sobek.

Kipas Pendingin
Agar peranti ini tetap dapat bekerja dengan baik, periksalah kondisi cairan silikon dan tali kipas. Pastikan keduanya selalu dalam kondisi baik.

Pompa Oli
Yang tidak kalah penting untuk diperhatikan pada sistem pendinginan mesin adalah pompa oli. Selain memompa oli menuju bagian mesin yang membutuhkannya, melalui proses ini mesin turut didinginkan.
Terawatnya sistem pendingin dengan baik akan menambah rasa aman dan nyaman dalam mengendarai mobil Anda kemanapun.

Mungkin hanya ini saja yang dapat kami informasikan mengenai Cara Mengatasi Radiator Mobil Yang Cepat Panas dan Solusi cara Memperbaikinya

Hasil Pencarian Dukun News :

cara menambah dingin radiator,tips agar mesin mobil tetap dingin,agar radiator tetap dingin,cara agar air radiator mobil tetap dingn,cara membuat radiator tetap dingin,solusi mesin mobil tetap dingin,tip mesin mobil tetap dingin,agar mesin mobil,tips membuat radiator lebih dingin,tips murah agar radiator tetap dingin,tips supaya air radiator tetap dibgin,solusi agar mesin mobil tetep dingin,membuat radiator mobil adem,membuat radiator dingin,cara radiator mobil awet,cara agar radiator dingin,bagaimana cara membuat radiator selalu dingin,agar radiator te,agar mesin mobil selalu dingin,tips supaya air radiator tetap dingin

Bagikan Info Penting Ini ::